Tinnitus di Malam Hari: Apa yang Harus Dilakukan Tentang Dering Telinga Saat Anda Mencoba Tidur

Suara dering di telinga Anda dapat membuat Anda sulit tidur nyenyak. Selain mengobati tinitus dan penyebab dasarnya, Anda juga dapat mencoba menyamarkan suara dan menciptakan lingkungan tidur yang optimal.

Mengalami suara dering atau dengungan di telinga Anda dapat mengganggu dan membuat tidak nyaman di siang hari, terutama di malam hari saat Anda mencoba untuk tidur. Itu 10 sampai 25% orang dewasa yang diperkirakan menderita tinitus juga dapat mengalami insomnia pada malam hari.

Kurang tidur sebenarnya dapat memperburuk tinitus dan memiliki efek buruk lainnya pada kesehatan Anda secara keseluruhan.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami kesulitan tidur karena tinnitus, penting untuk berbicara dengan dokter Anda sehingga mereka dapat membantu Anda mendiagnosis dan mengobati penyebab tinnitus tersebut. Anda mungkin juga ingin membuat beberapa rutinitas tidur baru.

Bagaimana tinnitus memengaruhi tidur Anda?

Banyak orang dengan tinnitus menemukan bahwa mereka lebih sulit tidur atau bangun tidak merasa istirahat akibat suara tinnitus.

Satu studi 2021 menemukan bahwa pria dengan tinnitus kronis dan insomnia lebih cenderung memiliki gejala depresi sementara wanita lebih cenderung mengalami sakit kepala, nyeri leher, dan gelisah. Dalam kedua kasus, ini dapat semakin mengurangi jumlah tidur yang didapat seseorang.

Namun, penting untuk diingat bahwa tinitus akan memengaruhi setiap individu secara berbeda, dan tidak semua orang akan mengalami dampak negatif pada tidurnya. Beberapa orang dengan tinnitus mungkin menemukan bahwa suara di telinga mereka membaik di malam hari.

Bisakah Anda menderita tinitus hanya saat berbaring?

Beberapa orang mungkin merasa tinnitus mereka lebih terlihat atau lebih keras saat meletakkan kepala mereka ke bawah. Ini mungkin karena perubahan postur atau tekanan.

Anda mungkin juga memperhatikan tinnitus itu semakin keras ketika Anda sedang tidur, cemas, atau dalam suasana yang sangat sunyi. Hal ini dapat membuat suara tinitus lebih terlihat saat berbaring di tempat tidur daripada waktu lain di siang hari.

Apakah ada posisi tidur terbaik dengan tinitus?

Tidak ada satu pun posisi tidur yang menurut penelitian terbukti terbaik untuk semua orang yang menderita tinnitus. Posisi kepala lebih tinggi mungkin bisa membantu tergantung pada kondisi yang mendasari atau penyebab tinitus, tetapi diperlukan lebih banyak penelitian tentang hal ini.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah bahwa individu dengan tinnitus mungkin ingin menghindari menutup telinga mereka dengan bantal atau selimut. Ini berpotensi membuat tinitus lebih keras atau lebih terlihat.

Bagaimana cara mengurangi tinnitus di malam hari?

Jika tinitus membuat Anda terjaga di malam hari, mungkin berguna untuk:

  • Gunakan penyamaran suara: Kipas angin, derau putih, suara alam, atau musik sekitar dapat membantu menutupi suara tinnitus yang dirasakan.
  • Ciptakan lingkungan tidur yang optimal: Lingkungan yang tepat dapat membantu Anda tertidur lebih cepat dan menghilangkan bangun tengah malam. Anda pasti ingin memastikan kamar Anda berada pada suhu yang nyaman. Anda mungkin ingin melepas semua barang elektronik dari kamar tidur (dan tidak menggunakannya selama beberapa waktu sebelum tidur). Anda mungkin juga ingin memiliki tirai anti tembus pandang atau penutup mata untuk membantu meminimalkan cahaya.
  • Tetapkan rutinitas waktu tidur: Rutinitas sebelum tidur tidak hanya untuk anak kecil! Mereka dapat membantu memberi isyarat pada tubuh Anda untuk rileks dan tertidur lebih cepat. Ini juga dapat membantu untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari.
  • Meditasi atau jurnal: Kecemasan dan stres dapat meningkatkan persepsi suara tinitus, jadi bermeditasi dan membuat jurnal dapat mengurangi dengungan di telinga Anda. Mengumpulkan pikiran Anda sebelum tidur juga dapat membuat Anda lebih mudah tertidur dengan cepat.
  • Dapatkan banyak latihan: Gerakan tidak hanya dapat meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan dan melepaskan endorfin, tetapi juga membuat Anda cukup lelah untuk tertidur lelap dengan cepat.
  • Hindari kafein, alkohol, dan makan besar sebelum tidur: Ini dapat membuat lebih sulit untuk tertidur, dan, untuk beberapa orang, ini juga dapat menyebabkan tinitus mereka untuk sementara menjadi lebih keras atau lebih terlihat.

Ingat, salah satu kunci terbesar untuk mengurangi tinnitus pada siang dan malam hari adalah mengobati penyebab yang mendasarinya. Dokter Anda dapat membantu mendiagnosis penyebabnya dan menyarankan perawatan dan terapi yang tepat.

Tinnitus dapat mempersulit Anda untuk mendapatkan tidur malam yang nyenyak. Jika ternyata Anda tidak dapat tidur, sering terbangun di malam hari, atau merasa tidak segar di pagi hari karena kebisingan di telinga, Anda mungkin perlu berkonsultasi dengan dokter.

Selain mengobati segala kondisi yang menyebabkan tinitus, menciptakan lingkungan tidur yang optimal, mengurangi stres, dan berolahraga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *